DEMAK – Banjir air laut pasang atau rob tengah melanda pesisir Kabupaten Demak Jawa Tengah. Di beberapa lokasi, rob yang menggenangi permukiman itu terjadi cukup parah hingga menggangu aktivitas warga.
Daerah paling terdampak rob di Kabupaten Demak adalah Kecamatan Sayung. Di Kecamatan Sayung ada beberapa desa yang sudah terendam dan terdampak oleh banjir rob itu sendiri, dan yang terparah diantaranya Desa Sriwulan, Bedono, Timbulsloko dan Surodadi.
Hal ini juga tak luput menjadi pusat perhatian dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Demak yang merupakan salah satu OPD teknikal di Kabupaten Demak. Tim dari Dinperkim Demak tepatnya dari Seksi Penataan Lingkungan Permukiman Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman pada hari Kamis (02/07/2020), melaksanakan penujukan dan pengukuran ulang di salah satu Desa di kecamatan Sayung yang terdampak oleh banjir rob, yaitu Desa Bedono.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan menghidupkan kembali sarana dan prasarana dibeberapa Desa Di Sayung yang terdampak oleh gangguan alam tersebut. Untuk kegiatan kali ini, tim dari Dinperkim Kabupaten Demak melaksanakan langkah awal sebelumnya pelaksanaan pembangunan sarpras di desa Bedono tepatnya pembangunan jalan. Pembangunan ini menggunakan Anggaran APBD Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2020.
Dengan terlaksananya kegiatan pembangunan jalan ini harapan terbesar dapat menghidupkan dan memfungsikan kembali jalan-jalan di Desa Bedono, Sehingga aktifitas warga dapat kembali normal meskipun ditengah gangguan alam ini.
[Raiza-PLP#bid.pkp]




