DEMAK – Setelah mengikuti kegiatan Sosialisasi Pamsimas di Kabupaten Demak untuk TA 2021, Kades Pulosari Kecamatan Karangtengah yang diwakili Kadus Yasin menindaklanjuti dengan mengundang Tim Fasilitator. Undangan dimaksudkan agar fasilitator menjelaskan terkait program Pamsimas kepada masyarakat warga desa Pulosari, khususnya warga dukuh Agung Boyo sebagai satu-satunya dukuh dari 4 dukuh yang ada yang belum akses air bersih secara mandiri dan berkelanjutan.
Menjawab undangan tersebut, Tim 3 Pamsimas Kabupaten Demak meminta agar Kadus Yasin memfasilitasi pertemuan antara Tim Fasilitator dengan warga dukuh Agung Boyo yang direncanakan sebagai dukuh intervensi Pamsimas, dengan tetap memperhatikan protokol covid-19
Dari pertemuan yang diadakan di rumah Ketua RT, Sobirin, Kamis, 11 Juni 2020 dan dihadiri beberapa perwakilan warga, teridentifikasi ;
- Dukuh Agung Boyo berpenduduk 30 KK
- Jarak Dukuh dengan Dukuh lainnya dan pusat pemerintahan desa +-2 km
- Kecukupan air bersih selama ini disupplay oleh Pamsimas desa Karangsari, namun setelah adanya pekerjaan pancang jalan tol, debit sumur Pamsimas menjadi jauh berkurang sehingga terancam diputus, mengingat debit air hanya cukup untuk desa Karangsari
Harapan warga dukuh Agung Boyo ;
- Dalam waktu maksimal 5 bulan (november) sudah ada bantuan dari Pamsimas dan warga siap menggalang swadaya untuk incash dan inkind secara maksimal
- Jika tidak ada jaminan bantuan datang dalam 5 bulan maka tidak membutuhkan Pamsimas karena warga akan membuat sumur bor secara kolektif
Hasil dari pertemuan dengan warga ini oleh Tim 3 bersama Kadus Yasin disampaikan kepada Kades Pulosari, Taufikur Rohman, sekaligus Tim 3 mengadvokasi agar kebutuhan air bersih bagi warga di dukuh Agung Boyo direncanakan dalam penganggaran APBDes, mengingat hanya 1 dukuh ini yang belum akses air bersih secara mandiri dan berkelanjutan…
[Rista, Nila, Budi#Tim3 TFL HAMP]
