Dinperkim Kab. Demak – Hari ini Bappeda Litbang Kabupaten Demak lakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas terkait penanganan kemiskinan ekstrim di kawasan pesisir Kabupaten Demak. Beberapa OPD Kabupaten Demak hadir dan turut hadir mengikuti kegiatan ini. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman juga hadir pada kegiatan tersebut dengan di wakili oleh Staff Bidang Perumahan yaitu, Doni dan Meilan.
Staf ahli Kemaritiman Kemenko PMK menyampaikan bahwa “Fokus program adalah penanganan kemiskinan ekstrem di kawasan pesisir (nelayan) yang presentasenya 3% berada di wilayah pesisir. Data yang disajikan oleh kabupaten Demak ini nantinya akan dijadikan sebagai bahan penentuan kebijakan dalam penanganan kemiskinan ekstrim”.
Kemudian disampaikan juga oleh Kepala Bidang Bappeda yang masih berhubungan dengan penyampaian dari Kemenko PMK bahwa “Sesuai Visi Misi Bupati Demak yaitu Demak Bermartabat, Maju dan sejahtera juga berkesinambungan dengan penanganan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Demak. mengingat angka kemiskinan Kabupaten Demak mencapai 12,92 % (DTKS Desil 1: 4,61% sebagai sasaran)
DINLUTKAN turut menyampaikan perihal kondisi yang ada di Wilayah Sayung semakin hari semakin terdampak rob yang semakin parah. Hal itu juga menyebabkan masyarakat pesisir mengalami kerugian dalam mata pencariannya, dan lingkungan di daerah tersebut.
Strategi penanganan kemiskinan ekstrem di kawasan pesisir yang dapat dilakukan adalah dengan mengoptimalkan jaring pengamanan sosial seperti, Jamkesda, Stunting, Beasiswa, kemudian dapat dilakukan fokus ekonomi produktif dengan cara melakukan pelatihan-pelatihan dan bantuan modal kepada masyarakat pesisir. Kemudian dilakukan penyediaan infrastruktur layanan dasar (sarana, prasarana, air bersih, sanitasi, rumah sehat layak huni, jaringan listrik, dll).
Editor : Rahma/Doni
Bidang Perumahan





