Demak, Rabu 16 Oktober 2019
Bertempat di gedung pertemuan Bina Praja kegiatan rapat koordinasi pelaksanaan pamsimas se-eks karesidenan semarang. Rapat dibuka langsung oleh Kepala DInas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab. Demak Bapak Sugiharto.
Rapat dimulai dari jam 09.00 s/d jam 13.00 WIB, dengan peserta yang hadir yakni Tim PPMU Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari unsur Bappeda, Bapermadesdukcapil, Dinkes dan Biro Isda Provinsi Jawa tengah, Kepala Balai prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah, Tim DPMU Kabupatn Demak, Kendal, Grobogan, Semarang yang terdiri dari Unsur Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum, Dinkes dan Bapermades. Asosiasi SPAMS Kabupaten Demak, Kendal, Grobogan, Semarang. Tim ROM VII Provinsi dan Kabupaten.
Maksud dan tujuan kegiatan ini antara lain untuk mengetahui progres pelaksanaaan Pamsimas III di kabupaten secara lebih detail dan rinci melalui paparan dari masing-masing DPMU kabupaten. Untuk itu mohon DPMU nanti memaparkan antara lain :
- Progres pelaksanaan Pamsimas tahun 2019
- Identifikasi dan tindak lajut status keberfungsian
- Rencana pengentasan desa stanting
- Permasalahan dan usulan Pamsimas tahun 2020
- Pelaksanaan DAK tahun 2019 dan usulan DAK tahun 2020
- Capaian air minum dan sanitasi kabupaten status Oktober 2019
Dalam rangka untuk dapat mewujudkan Universal Akses Air Minum dan Sanitasi tahun 2019 di Provinsi Jawa Tengah , Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota harus memiliki komitmen di dalam mengoptimalkan sarana SPAM yang dibangun melalui Program Pamsimas di wilayah Bapak/ibu sekalian dengan percepatan pencapaian akses air minum 100%.
Komitmen tersebut adalah: Pemerintah Daerah sudah mempunyai Rencana Kerja untuk Keberlanjutan berupa Dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD), bersedia mengalokasikan
APBD untuk kegiatan desa baru di tahun 2020, dana untuk optimalisasi, serta mengoptimalkan fungsi kelembagaan pengelola SPAMS yang sudah terbentuk seperti Asosiasi dan Kelompok Pengelola SPAMS Perdesaan.
Pada akhir tahun 2019 seluruh sarana SPAM yang dibangun oleh Program Pamsimas dapat berfungsi dengan optimal dan dikelola masyarakat dengan baik.
