DINPERKIM DEMAK TERIMA KUNJUNGAN STUDI TIRU KABUPATEN PEKALONGAN TERKAIT INOVASI PEMBANGUNAN RUMAH APUNG

Demak, 8 Oktober 2026 – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DINPERKIM) Kabupaten Demak menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam rangka mempelajari pengembangan kawasan permukiman adaptif melalui pembangunan rumah apung atau rumah panggung beserta Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat DINPERKIM Kabupaten Demak dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi rumah apung di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Kunjungan studi tiru tersebut diikuti oleh perwakilan DINPERKIM LH Kabupaten Pekalongan, khususnya Bidang Kawasan Permukiman, perwakilan DPU TARU Kabupaten Pekalongan dari Bidang Tata Ruang dan Bidang Cipta Karya, perwakilan Bapperida Kabupaten Pekalongan, serta Tim Ahli Penanganan Kawasan Kumuh.

Kedatangan rombongan disambut oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DINPERKIM Kabupaten Demak, Nurul Prasetyani, S.T., M.M., Kepala Bidang Perumahan Agus Cahyono, Kepala Bidang Kawasan Permukiman Winy Nurika Y., S.T., M.T., serta jajaran Bidang Perumahan DINPERKIM Kabupaten Demak.

Kegiatan diawali dengan pertemuan dan pemaparan materi mengenai inovasi pembangunan rumah apung sebagai salah satu upaya pengembangan kawasan permukiman yang adaptif terhadap kondisi lingkungan. Materi disampaikan oleh narasumber Doni Setiawan, S.T., yang menjelaskan mengenai inovasi rumah apung, konsep pembangunan, serta penerapannya dalam menghadapi tantangan lingkungan di kawasan permukiman yang terdampak banjir dan rob.

Melalui sesi pemaparan dan diskusi, rombongan studi tiru memperoleh gambaran mengenai upaya penanganan kawasan permukiman melalui pendekatan pembangunan yang menyesuaikan kondisi wilayah. Kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar informasi dan pengalaman antara Pemerintah Kabupaten Demak dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam mencari alternatif solusi bagi permasalahan permukiman di wilayah masing-masing.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi rumah apung di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung. Dalam kunjungan tersebut, rombongan berkesempatan melihat secara langsung kondisi lingkungan permukiman serta mempelajari lebih lanjut penerapan inovasi rumah apung di lapangan. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konsep pembangunan rumah apung beserta dukungan prasarana, sarana, dan utilitas umum yang dibutuhkan.

Salah satu perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan menyampaikan bahwa kondisi lingkungan di Desa Timbulsloko memiliki sejumlah kesamaan dengan wilayah di Kabupaten Pekalongan, terutama dalam menghadapi persoalan lingkungan dan kawasan permukiman. Namun, terdapat perbedaan pada kondisi pencemaran lingkungan di masing-masing wilayah.

“Setelah kami melakukan kunjungan lapangan, kondisi lingkungan di sini kurang lebih sama dengan Kabupaten Pekalongan. Namun, di wilayah Pekalongan, air laut sudah tercemari limbah batik, sedangkan di sini kondisi airnya masih terlihat bersih dan lokasinya cukup jauh dari laut. Menurut kami, inovasi rumah apung ini merupakan ide yang sangat bagus dan insyaallah memiliki kemungkinan untuk diterapkan di Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DINPERKIM Kabupaten Demak yang telah menerima rombongan dengan baik serta memberikan kesempatan untuk belajar dan mempelajari secara langsung proses pengembangan rumah apung di Desa Timbulsloko.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarpemerintah daerah dalam mengembangkan kawasan permukiman yang adaptif, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakteristik wilayah. Inovasi rumah apung di Kabupaten Demak diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi Kabupaten Pekalongan dalam merumuskan alternatif penanganan kawasan permukiman yang menghadapi tantangan lingkungan serupa.

Writer: Arrahmaliya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *