Dinperkim kab. Demak – Selasa 12 April 2022 Ardita dan Beta staf bidang kawasan permukiman mengikuti rapat yang diadakan di ruang pertemuan Bappelitbangda Kabupaten Demak. Focus Grup Discussion (FGD) Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Kawasan Pesisir Kabupaten Demak bersama Staf Ahli Menteri Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI.
Fokus utama dari Kemenko PMK adalah pengentasan kemiskinan ekstrem, yang mana dalam fgd ini bertujuan untuk menggali informasi dan menyusun rencana strategi penanganan kemiskinan ekstrem (PKE) di kawasan pesisir.
Di kawasan pesisir Kab. Demak ada 4 kecamatan yaitu Kec. Bonang, Kec. Karangtengah, Kec. Sayung, dan Kec. Wedung, KemenkoPMK bekerjasama dengan IPB yg diwakili oleh Ibu Tin Herawati, menyampaikan bahwa “Dalam diskusi ini akan dilakukan sharing informasi mengenai apakah Kabupaten Demak sudah berfokus pada PKE khususnya pada keluarga nelayan di kawasan pesisir, jika sudah bagaimana penanganannya, dan apakah ada kendala dari hal tersebut”.
Kemiskinan ekstrem sendiri dikategorikan dengan seseorang yang hidup dibawah garis kemiskinan yang sangat ekstrem dengan pendapatan di bawah standar pendapatan di dunia 1,9 dolar per hari dan di kurs kan menjadi Rp 12.000,-
Di Kabupaten Demak dalam penanganan kemiskinan ekstrem tahun 2022 yaitu ada di 5 kecamatan masing-masing 5 desa, dari DTKS Desil 1 didapat 1455 BNBA, setelah verifikasi dan validasi didapat 1373 BNBA yang layak ditangani.
By : devina
Bidang Kawasan Permukiman


