Dinperkim Kab. Demak – Rabu 10 Maret 2021 – Dinperkim Kabupaten Demak mendampingi Disperakim Provinsi Jawa Tengah dalam kunjungan lapangan di Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, terkait desa-desa pesisir yang terdampak abrasi di Kabupaten Demak, dengan mengundang stakeholder terkait diantaranya Bappeda Litbang kab Demak, Dinperkim, Dinputaru, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinpermasdes P2KB serta Kepala Desa Bedono dan Timbulsloko Kecamatan Sayung.
Disperakim provinsi membuka program-program untuk penanganan rumah-rumah yang terdampak abrasi, beberapa hal antara lain:
- Menghitung backlog rumah (selisih antara jumlah KK dengan jumlah rumah yang ada)
- Menghitung Rumah Tidak Layak Huni
- Mengusulkan hasil data (poin 1 dan 2) melalui Aplikasi Simperum (Sistem Informasi Manajemen Perumahan)
Disperakim Provinsi juga ingin mencoba menerapkan konsep DAK Integrasi ke dalam BANKEU Integrasi untuk menangani squatter (permukiman informal / permukiman yang tumbuh secara liar). Untuk mewujudkan BANKEU Integrasi perlu adanya integrasi kegiatan antara provinsi dan kabupaten.
By devina
Bidang Kawasan Permukiman



